Inspirasi Wirausaha Muslim

Di blog ini, penulis mengajak sesama Muslim untuk saling berbagi, menginspirasi dan menyemangati dalam meraih cita-cita terutama di bidang wirausaha membangun perekonomian yang sesuai dengan syariat.
Menu
Go! Muslimpreneur

MOMPRENEUR



Bismillaah,

Menjadi seorang ibu, adalah suatu karunia. Sebagian dari kita ada yang menjadi ibu sekaligus pekerja, atau disambi kegiatan mengajar, atau seperti saya menjadi seorang pebisnis. Baru di tahapan belajar, saya adalah seorang 'mompreneur' yang membangun usaha online.

Walaupun belum bisa merasa puas, tetapi saya sangat bersyukur dengan pencapaian saat ini. Karena menemukan passion saya di bidang ini membutuhkan proses yang tidak sebentar.

‘Mompreneur’ adalah Profesi

Menjadi seorang ibu itu sendiri adalah sebuah profesi yang spesial. Prestasi tertinggi adalah menghasilkan anak-anak yang shalih-shalihah, berakhlak mulia dan berilmu.

‘Mompreneur’, juga adalah sebuah profesi. Selain menjadi ibu, di saat yang bersamaan merangkap sebagai seorang pebisnis. Tentu  prestasi yang diharapkan selain juga sukses mendidik anak-anak adalah berhasil dalam bisnisnya.

Diharapkan tidak ada yang terbengkalai, baik itu anak-anak maupun urusan keluarga secara keseluruhan. Memang tugasnya lebih berat, tetapi sebagian perempuan memiliki hasrat yang kuat untuk mengembangkan diri.

Ujian 'Mompreneur'

Setiap kita, memang akan selalu mendapatkan ujian. Tidak hanya seorang ibu rumah tangga biasa, ataupun ibu pekerja termasuk juga seorang 'mompreneur'. 

Memiliki kesempatan berkarya, membangun bisnis dengan sekaligus menemani anak-anak setiap waktu, bukanlah tanpa ujian. Kelebihannya bagi seorang ‘mompreneur’ adalah tentu saja bisa lebih banyak punya waktu mendampingi anak-anak, terlebih jika bisnis yang dibangun adalah jenis bisnis online yang tidak membutuhkan bagi ibu untuk sering-sering keluar rumah.

Seringkali anak-anak baik mereka masih kecil ataupun sudah besar, menjadi ujian bagi ibu. Menahan diri, adalah kunci dari semua ujian yang datang. Belajar lebih sabar, dalam menghadapi semua permasalahan. Termasuk juga dalam menghadapi anak-anak, terutama anak-anak yang masih kecil yang masih sering tantrum, sangat menguras energi.

Dan ketika bulan puasa seperti saat ini, lebih berat lagi karena kita diperintahkan untuk bisa menahan diri ketika Ramadan. Menahan diri untuk tidak marah, untuk lebih bersabar, berlemah lembut pada anak-anak.

Memfokuskan pikiran hanya untuk anak-anak adalah prioritas seorang ibu. Menjalankan bisnis adalah prioritas setelahnya.

Anak Tetap Prioritas Utama

Ramadan adalah bulan penuh keberkahan yang datang hanya satu bulan selama satu tahun. Adalah sebuah keutamaan bagi kita bisa mengajarkan anak-anak untuk memanfaatkan moment berharga ini.

Mengajarkan makna puasa, meningkatkan ibadah shalat dan juga bersedekah kepada anak-anak yang sudah bisa mengerti. Sementara kepada anak-anak yang masih bayi misalnya tetap kewajiban seorang ibu untuk mengutamakan keperluannya dibandingkan kewajiban sang ibu untuk berpuasa.

Bulan Ramadan adalah saat yang tepat untuk menempa mental seorang ibu dalam memberikan teladan yang baik kepada anak-anak. Walaupun sibuk dengan segala macam urusan di luar urusan rumah tangga, tetap harus bisa menahan diri ketika menghadapi anak-anak.

Tetaplah keutamaan seorang wanita terlebih seorang ibu adalah menjaga anak-anaknya sepenuh hati. Ketika mereka membutuhkan perhatian, di situlah peran seorang ibu harus dioptimalkan. Sesungguhnya, anak-anak merasa dekat hanya kepada ibunya. Maka mereka terlihat lebih manja, lebih bergantung ketika dekat dengan ibunya. Hal yang fitrah, akan terjadi pada semua anak.

Penulis sendiri merasa masih dalam tahap belajar, karena tidak mudah menahan diri untuk tetap bisa bersabar dan berlemah lembut menghadapi anak-anak dengan macam-macam karakter yang mereka miliki. InsyaAllah ketika ada keinginan untuk terus memperbaiki diri, kita akan berhasil menjadi ibu yang baik bagi anak-anak dan juga menjadi seorang ‘mompreneur’ yang sukses.

Semangat terus moms :) [HHK]

*Mompreneur adalah tema buku antologi pertama penulis yang akan diluncurkan dalam waktu dekat InsyaAllaah.

Tidak ada komentar